Berita
s5_logo.png
Penandatanganan Perjajian Kerjasama Dengan LPPM IPB
FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) STAKEHOLDER FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI UIN SUNAN AMPEL SURABAYA
Stadium General Prestasi Mahasiswa Dalam Bela Negara
Pembekalan dan Konsultasi Job Karir Bagi Calon Wisudawan
Sharing Bersama FDK UIN Wali Songo Semarang

Mahasiswa Bersama Masyarakat Wujudkan Impian Agroeduwisata Kampung Susu Kota Pasuruan

IGTF Pasuruan

Foto Full Team IGTF Pasuruan 2017 Saat Mengunjungi SPR (Sekolah Peternakan Rakyat) 

 

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA)  serentak memberangkatkan para mahasiswa untuk diikutkan dalam program kolaborasi bersama IPB. Program tersebut digagas dengan nama IGTF 2017. IGTF merupakan singkatan dari IPB Goes to Field. Kegiatan ini bertujuan untuk penelitian dan pengembangan masyarakat yang ada di Desa. Kegiatan IGTF tidak bersifat wajib, serta tidak pula termasuk dalam kegiatan pembelajaran perkuliahan. Akan tetapi, program IGTF ini bersifat sukarela.

Menurut Ikhsan Suhendro sebagai assistant dari IPB, “Program IGTF ini diadakan dengan alasan semakin  banyaknya orang yang berurbanisasi dari desa ke kota. Sehingga penduduk yang berada di desa semakin lama semakin sedikit." Untuk menanggulangi hal tersebut IPB bersama UINSA berkolaborasi dalam program turun lapangan melalui kegiatan IGTF ini. IGTF merupakan salah satu upaya mahasiswa untuk mengembangkan desa. kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya mahasiswa dalam membangun desa menjadi lebih berkembang. Selain itu, hal ini dilakukan agar potensi yang ada di desa dapat di kembangkan.

Dari beberapa fakultas yang ada di UINSA, mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang dirasa paling tepat sasaran untuk turut serta dalam program IGTF 2017 ini. Adapun mahasiswa tersebut diambil dari setiap prodi di Fakultas Dakwah dan Komunikasi.  D Hal tersebut dikarenakan adanya program studi yang memfokuskan diri pada pengembangan masyarakat. Sehingga, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi mengusulkan agar seluruh prodi yang berada di Fakultas Dakwah dan Komunikasi untuk ikut andil dalam program ini. “Sebenarnya program ini dititik beratkan pada prodi Pengembangan Masyarakat Islam saja, hanya saja saya merasa prodi lain juga dapat bersinergi untuk menyempurnakan ilmunya di masyarakat melalui IGTF ini.” Ungkap Suhartini Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSA ketika mengisi sambutan di acara pembekalan mahasiswa IGTF.

 

 

UINSA mendelegasikan 24 mahasiswanya untuk berpartisispasi dalam program IGTF yang ada di Jawa Timur. Mahasiswa UINSA ditempatkan di empat kabupaten di Jawa Timur, yakni Kediri, Ngawi, Madiun, dan Pasuruan. Selain itu, tahun 2017 ini juga merupakan tahun pertama IGTF berkolaborasi dengan mahasiswa asing untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan program. Diantaranya mahasiswa dari UPM (University Putra Malaysia) dan mahasiswa dari RMUTT (Raja Manggala University of Technology Tanyaburi) Thailand. Mahasiswa asing tersebut di tempatkan di beberapa daerah di Pasuruan dan di Madiun.

Kegiatan IGTF tim Pasuruan dilaksanakan di Desa Kalipucang, Kecamatan Tutur. Secara keseluruhan diikuti oleh 27 Mahasiswa yang terdiri dari 6 Mahasiswa UINSA, 13 Mahasiswa IPB,  4 Mahasiswa RMUTT, Thailand dan 4 Mahasiswa UPM, Malaysia. Kegiatan IGTF tim Pasuruan ini dikordinatori oleh Novie Andirani Zakariya (Prodi Manajemen Dakwah). Adapun anggotanya terdiri dari Mochammad Chesar Firdaus (Prodi Pengembangan Masyarakat Islam), Fitri Nurul Hidayati Ningsih (Prodi Pengembangan Masyarakat Islam), Chotimatu Laily (Prodi Ilmu Komunikasi), Ramadhan Farid Akbar (Prodi Komunikasi Penyiaran Islam), dan Ilyah Syarifah (Prodi Bimbingan dan Konseling Islam).

Kegiatan IGTF Pasuruan 2017 kali ini mempunyai empat fokus pengembangan masyarakat. Fokus yang pertama adalah pengolahan susu menjadi beberapa produk olahan. Kedua, program difokuskan pada pemberian suplemen bagi sapi yang bunting. Ketiga, melakukan uji mastitis pada ambing sapi. Dan yang keempat adalah Agroeduwisata kampung susu. Empat fokus tersebut diwujudkan dengan cara melakukan berbagai macam program guna menggali sekaligus mengetahui berbagai macam potensi yang dimiliki di Desa ini. Adapun program yang telah dilakukan mahasiswa UINSA meliputi :

Pertama, penyuluhan uji mastitis tes. Pengertian mastitis tes sendiri adalah peradangan pada payudara yang dapat disertai infeksi atau tidak, yang disebabkan oleh kuman terutama Staphylococcus aureus melalui peredaran darah. Penyakit ini biasanya menyertai laktasi, sehingga disebut juga mastitis laktasional. 

IGTF Pasu 2

 

Foto ketika uji tes mastitis ke salah satu rumah peternak sapi 

 

 

Kedua, trial product dengan bahan dasar susu.

 

 

Ketiga, pelatihan pembuatan produk olahan susu. Adapun produk yang dibuat yaitu, dodol susu dan karamel 

IGTF Pasuruan 3

 

Foto Pelatihan pembuatan produk olahan susu

 

 

Keempat, sarasehan kelompok tani kabupaten Pasuruan.

IGTF Pasuruan 4

 

Foto bersama warga peternak sapi Dusun Kalipucang ketika mengikuti acara sarasehan di Prigen

 

Tim IGTF Pasuruan kedatangan  tamu dari dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSA untuk melakukan monitoring. Dalam kegitan monitoring, dosen UINSA membimbing mahasiswanya untuk bisa ikut andil dalam menyelesaikan masalah produksi dan packging produk olahan susu.

IGTF Pasuruan 5

Foto Monitoring oleh dosen UINSA

 

Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut : Sosialiasi protein sehat di SDN Kalipucang,  Edukasi SSOP (Sanitary Standart Of Product) pada kelompok –kelompok pembuat product. Penyuluhan (sosialisasi) dengan target para tokoh masyarakat,  melakukan Lokakarya dengan tema Mastitis, Katulak, dan Program,  penyuluhan (Sosialisasi) cara mengolah susu dengan baik dan benar.

  

Laporan : Novie Andriyani Zakaria, Peserta Program IGTF 2017 Mahasiswa Prodi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSA

 

Tim IGTF Pasuruan kedatangan  tamu dari dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi UINSA untuk melakukan monitoring. Dalam kegitan monitoring, dosen UINSA membimbing mahasiswanya untuk bisa ikut andil dalam menyelesaikan masalah produksi dan packging produk olahan susu.

Tracer Study Alumni

Untuk seluruh alumni FDIK, dimohon kesediannya untuk mengisi form tracer study online. Survey pelacakan alumni secara online diadakan sebagai bagian dari desain pengembangan kualitas pendidikan di FDIK. Silahkan Klik link di bawah ini untuk mengkuti survey: 

http://goo.gl/hCjzUK