Berita
s5_logo.png
Penandatanganan Perjajian Kerjasama Dengan LPPM IPB
FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) STAKEHOLDER FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI UIN SUNAN AMPEL SURABAYA
Stadium General Prestasi Mahasiswa Dalam Bela Negara
Pembekalan dan Konsultasi Job Karir Bagi Calon Wisudawan
Sharing Bersama FDK UIN Wali Songo Semarang

Mahasiswa UIN Sunan Ampel Laksanakan Kolaborasi Pengabdian Masyarakat antar Perguruan Tinggi di Kediri

IGT

(Foto bersama peserta IGTF Kediri 2017dengan perangkat desa, dinas peternakan Kab. Kediri, kelompok ternak Ngudi Rejeki desa Ngadiluwih, dan para pendamping dari setiap perguruan tinggi. (UINSA, IPB, dan UNISKA)

  

Kerjasama antar perguruan tinggi UIN Sunan Ampel Surabaya, Institut Pertanian Bogor, dan Universitas Islam Kadiri Kediri IUNISKA) dalam Program IPB Goes to Field (IGTF) tahun 2017 di lakukan di Kabupaten Kediri mulai tanggal 19 Juli sampai dengan 8 Agustus 2017. IPB Goes to Field adalah kegiatan pendidikan dalam bentuk pembelajaran mahasiswa bersama masyarakat dengan cara tinggal, beradaptasi, dan bekerja bersama-sama masyarakat. Status kegiatan ini adalah non-kurikuler yang dilakukan secara sukarela oleh mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut, atau lebih tepatnya pengabdian kepada masyarakat.  Tujuan dari kegiatan IGTF (IPB Goes To Field) adalah memfasilitasi mitra kerja dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengatasi permasalahan pembangunan di masyarakat.

Kegiatan IGTF Kabupaten Kediri diikuti oleh 19 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi, yakni dari Institut Pertannian Bogor 10 orang, Universitas Islam Kadiri Kediri 3 orang dan Universitas Negeri Islam Sunan Ampel Surabaya 6 orang yang kesemuanya berasal dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi dari prodi yang berbeda. Ada M. Miftahul Akhyar dari prodi Ilmu Komunikasi, Muhammad Fikri Fuadillah dari prodi Bimbingan dan Konseling Islam, Desi Rahanan Dita dari prodi Manajemen Dakwah, Kholisatun Niamilah prodi Komuinikasi dan Penyiaran Islam, Nizamudin Imam S dan ST. Suaebah (Koordinator IGTF Kediri dari UINSA) dari prodi Pengembangan Masyarakat Islam.

Sejauh ini, kegiatan peserta IPB Goes To Field Kediri 2017 adalah pendekatan kepada masyarakat setempat, adapun program yang telah terlaksana adalah pembuatan pakan fermentasi kering untuk pakan ternak sapi dan mendata warga yang memiliki ternak sapi.

 

 

igt 2

(Pembuatan pakan fermentasi)

 

igt 3

(Pendataan ternak sapi)

 

Pada dasarnya program ini diarahkan untuk mecerdaskan dan memberdayakan peternak kecil untuk membentuk perusahaan kolektif berjamaah agar bisa meningkatkan daya saing dan posisi tawar peternak. Program SPR akan berlangsung selama 4 tahun dan setiap tahunnya akan diisi berbagai kegiatan akadamik berupa penelitian, pengabdian, pendampingan dan pelatihan. 

Penimbangan dan Pemberian Vitamin B Compleks

            Kamis, 27 Juli 2017. Para peserta IPB Goes To Field 2017 Kediri, melaksanakan salah satu program kegiatan yakni penimbangan dan pemberian vitamin B compleks untuk ternak sapi yang ada di desa Ngadiluwih Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Dalam kegiatan ini para peserta bekerjasama dengan keompok ternak desa Ngadiluwih dan Dinas Peternakan Kabupaten Kediri.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui berat badan ternak sapi dengan begitu para pemilik ternak juga bisa mengetahui pertumbuhan ternak yang mereka miliki. Selain penimbangan dan pemberian vitamin, ada juga sosialisasi dan pemberian obat cacing bagi warga yang memilki ternak kurus (tidak mau gendut).

Penimbangan dan pemberian vitamin ini dilakukan di tiga rumah, yakni di rumah Pak Joni Sri Wasono (ketua kelompok ternak Ngudi Rejeki), Pak Sumani (anggota kelompok ternak Ngudi Rejeki) dan Joko Hadi Siswandono selaku Kepala Desa Ngadiluwih. (St. Suaebah Mhs smtr 5 prodi PMI) 

igt 4

(Penimbangan dan Pemberian Vitamin B Compleks)

 

Monitoring

            Rabu, 26 Juli 2017. Fakultas Dakwah dan Komunikasi melakukan monitoring dalam rangka memantau kegiatan program IPB Goes To Field Kediri 2017. Tim monitoring di pimpin oleh  M. Anis Bachtiar, M.Fil.I. yang diikuti oleh  Dra. Nur Mazayah Hurin In, Navis dan Nuraini. Tujuan monitoring ini untuk memantau perkembangan dari mahasiswa sejauh mana mereka yang mengikuti kegiatan dapat berproses, terutama dalam bidang peternakan.

            Kegiatan monitoring ini tidak hanya dilakukan di Kediri saja, tetapi juga ke beberapa daerah lain yang di mana daerah tersebut juga merupakan lokasi kegiatan IPB Goes To Field 2017, seperti di kabupaten Madiun, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Pasuruan. Kegiatan ini  diikuti oleh beberapa mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya khususnya dari Fakultas Dakwah dan Komunikasi. 

 

igt 5

(Bersama Tim Monitoring dosen Fakultas Dakwah dan Komunikasi ke Lokasi IGTF Kediri 2017)

 

Laporan dari : St. Suaebah, Mahasiswa Semester 5 Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam Fakultas Dakwah dan Komunbikasi UIN Sunan Ampel Surabaya. 

 

 

 

Tracer Study Alumni

Untuk seluruh alumni FDIK, dimohon kesediannya untuk mengisi form tracer study online. Survey pelacakan alumni secara online diadakan sebagai bagian dari desain pengembangan kualitas pendidikan di FDIK. Silahkan Klik link di bawah ini untuk mengkuti survey: 

http://goo.gl/hCjzUK